1.percaya pada kemampuan diri.
Jangan mengandalkan orang lain jika mau mengubah nasib kita. Selama IQ
kita normal maka kita juga masih mampu sehebat orang lain. Jangan
mengandalkan si A, si B atau siapapun. Juga kertas-kertas contekan dan
sejenisnya.
Selama SMA wali kelas mempercayai saya untuk menulis rapor. Jadi sebelum
hari h saya sudah tau saya ini naik kelas atau tidak, saya peringkat
berapa, bahkan saya tau teman-teman saya yang tidak naik kelas beserta
permasalahannya. Teman-teman saya sampai kami tamat SMA tidak ada yang
tau kalau rapor mereka adalah tulisan tangan saya. Jika saya punya
reputasi jelek maka tidak mungkin saya mendapatkan kepercayaan sebegitu
besarnya. Nulis rapor…Man!
Khusus kertas contekan saya punya cerita: andai kita selalu mengandalkan
kertas contekan selama sekolah sampai kita menjadi seorang ahli. Jadi
dokter misalnya. Semua orang menganggap kita hebat begitupun orang tua
kita. Suatu saat orang tua kita sakit mendadak, parah dan harus
secepatnya dioperasi. Mereka hanya mau dioperasi oleh kita, anaknya yang
mereka anggap hebat. Kita harus nyontek dulu. Nyontek buku kedokteran
yang setebal batu bata. Waktu terus berpacu. Apa jadinya? Di saat orang
tua mengandalkan kemampuan kita. Kita tidak mampu segera menolongnya.
2.tentukan waktu belajar.
Saya memilih waktu belajar saya di rumah. Jam belajar saya dirumah
adalah dari jam 21.00 s.d 02.00. Karena pada saat-saat tersebut saya
lebih bisa berkonsentrasi.
Pulang sekolah saya kursus sampai di rumah menjelang magrib. Setelah
sholat magrib saya tidur dan bangun jam 21.00 untuk mulai belajar.
Ditemani siaran radio dan kadang-kadang alunan intrumentalnya kenny g.
Ternyata alunan musik instrumental bisa membuat kita lebih
berkonsentrasi loh. Btw, intrumental kenny g yang paling saya sukai
adalah the moment dan sentimental.
Kalau hari sabtu sampai minggu sore saya libur belajar di rumah. Saya
bersenang-senang keliling kota naik bis. Dulu saya suka nyobain naik
bis rute yang saya belum tau. Kadang saya makan-makan di mal. Untuk
kegiatan terakhir ini saya harus nabungin uang jajan dulu.
3.review pelajaran.
Jika disekolah saya menyalin materi di kertas coret-coretan. Pada malam
harinya saya menyalin kembali coret-coretan tersebut di buku yang
bersesuaian. Berarti secara tidak langsung saya jadi mereview materi
tersebut. Sambil dihias dengan indah, untuk rumus diberi stabilo atau
ditulis dengan warna tinta yang berbeda misalnya. Karena kalau catatan
kita rapi dan indah tentu kita akan senang membacanya.
Kemudian saya mencoba latihan soal semampu saya. Kalau ada pekerjaan
rumah (pr) maka pr lebih saya utamakan. Saya selalu berusaha mengerjakan
pr by my self. Dulu kami suka mengintip buku-buku apa yang dipakai
guru-guru kami, kemudian kami juga usahakan punya buku tersebut. Pasti
soal-soal ulangan dari buku-buku tersebut. Untuk ulangan yang bersifat
hapalan biasanya saya membaca materi sambil merekam suara saya. Kemudian
rekaman saya putar ulang sambil saya baca lagi materi tersebut. Jadi
mata dan telinga kompak mengirim informasi ke otak saya.
4.disiplin diri.
Kalau sudah menetapkan waktu belajar, berarti harus disiplin. Jangan
janji tinggal janji, rencana tinggal rencana. Harus ada motivasi kuat
untuk menjadi lebih baik.
5.minta orang tua agar mendoakan kita.
Selain kita sendiri juga harus berdoa untuk melengkapi ikhtiar yang
telah dilakukan. Minta juga orangtua mendoakan agar kita berhasil,
terutama di saat-saat menghadapi ujian sekolah. Memang semua orang tua
pasti mendoakan anak-anaknya, tetapi tidak ada salahnya jika kita secara
eksplisit meminta agar mereka mendoakan kita lulus ujian.
Senin, 06 Agustus 2012
Rabu, 01 Agustus 2012
10 Cara Menikmati Hidup
Apakah anda mulai jenuh dengan rutinitas dan lebih ingin menikmati hidup? Berikut beberapa hal yang bisa anda coba:
1. Tertawa. Pernahkah anda tertawa lepas bebas? Sekali-kali cobalah untuk tertawa lepas. Tertawa itu baik untuk kesehatan dan cara ampuh untuk menjadi lebih relaks. Jika sulit tertawa, sewa film paling lucu menurut rekomendasi, dan bebaskan diri anda tertawa hari ini..
2. Cara lain ialah dengan komunikasi dengan kerabat. Sudah berapa lama anda tidak membuat janji dengan sahabat lama anda. Atau sudah berapa lama anda tidak bertemu dengan sepupu dekat anda? Buat janji dengan mereka dan kejar waktu yang terhilang.
3. Bertanya dan berguru. Kadang dalam keadaan jenuh, kita membutuhkan orang yang lebih tua, lebih berpengalaman dan lebih bijaksana untuk diajak tukar pikiran dan membantu menjernihkan jalan pikiran kita yang sudah ruwet. Karena itu, temuilah pemimpin agama anda misalnya, untuk memberi masukan dan menjawab beberapa pertanyaan yang memenuhi benak anda selama ini. Bertanya juga tidak harus dengan benda bergerak. Anda bisa membeli buku yang bagus untuk didalami.
4. Buat sesuatu yang menyenangkan. Sekali-kali, lakukan sesuatu yang fun namun sangat jarang anda kerjakan. Pergi ke konser musik bersama teman-teman, pergi ke Dufan di hari sabtu, atau manjakan diri satu hari penuh di spa yang mewah. Pasti seru.
5. Menolong orang lain. Siapa sangka memberi bantuan pada orang lain adalah salah satu cara menikmati hidup. Dalam hidup ini, manusia tertipu oleh dunia dengan kebohongan bahwa lebih baik menerima daripada memberi. Padahal kebenarannya ialah sebaliknya. Tidak percaya? Coba saja. Sisihkan uang untuk pengemis tua yang biasa anda temui di jalan, atau kumpulkan baju bekas layak pakai anda dan bawa ke panti asuhan atau ke yayasan sosial, atau beli beberapa bungkus makanan dan bagikan kepada beberapa anak jalanan. Setelah itu, rasakan kenikmatan dibalik memberi dengan tulus dan hati yang gembira tentunya
6. Hibur orang lain. Sekali lagi prinsip memberi ada disini. Anda yang jenuh, tapi anda yang menghibur orang lain. Tapi jika anda melakukannya, maka anda sendiri bisa terhibur. HIbur orang lain dengan senyuman, dengan memberi sapaan selamat pagi atau mengucapkan terimakasih, memberi pujian, atau mendengar cerita singkatnya tentang kehidupan pribadinya.
7. Cari makan. Makanan bukan hanya untuk mengenyangkan perut saja, tapi untuk dinikmati. Sisihkan uang gaji anda bulan depan dan pakai untuk bersantap di resto paling oke di kota anda. Manjakan lidah anda sesekali. Makanan yang enak cukup ampuh untuk bisa melupakan rutinitas yang membosankan.
8. Cari teman curhat. Kadang orang jenuh dan tidak bisa menikmati hidup karena harus menanggung semua masalah hidup sendirian. Bukan karena tidak punya teman, tapi karena memilih untuk menyimpan semua sendirian. Padahal makin ditumpuk didalam, tubuh dan jiwa pun makin terbebani. Sebaiknya cari sahabat yang bisa dipercaya dan mulai curhat dengan mereka secara rutin. Membagi beban akan membuat hidup anda lebih hidup dan lebih rileks.
9. Ambil kursus. Mengambil kursus singkat tentang hal baru yang belum pernah anda pelajari sebelumnya adalah satu cara untuk membuat hidup anda variatif dan menambah percaya diri. Bahasa Prancis, memasak, menyetir atau membuat vas dari tanah liat adalah beberapa contohnya. Kalau malas sendirian, ajak teman dekat atau pasangan anda.
10. Dalami agama. Tidak ada cara terbaik untuk mengobati kejenuhan dan menikmati hidup selain mendekat kepada si pemilik segala kehidupan yaitu Tuhan. Renungkan kebaikanNya, beribadah setiap hari dan mengenal pribadiNya adalah jalan keluar yang paling sempurna.
Hidup ini tergantung lensa yang anda kenakan di mata anda ketika anda memandang kehidupan. Jika anda memilih untuk memakai kacamata yang baik dan positif, maka anda akan lebih menikmati hidup dan melihat segala sesuatu dengan baik walau dihalang oleh kejenuhan sekalipun ;)
1. Tertawa. Pernahkah anda tertawa lepas bebas? Sekali-kali cobalah untuk tertawa lepas. Tertawa itu baik untuk kesehatan dan cara ampuh untuk menjadi lebih relaks. Jika sulit tertawa, sewa film paling lucu menurut rekomendasi, dan bebaskan diri anda tertawa hari ini..
2. Cara lain ialah dengan komunikasi dengan kerabat. Sudah berapa lama anda tidak membuat janji dengan sahabat lama anda. Atau sudah berapa lama anda tidak bertemu dengan sepupu dekat anda? Buat janji dengan mereka dan kejar waktu yang terhilang.
3. Bertanya dan berguru. Kadang dalam keadaan jenuh, kita membutuhkan orang yang lebih tua, lebih berpengalaman dan lebih bijaksana untuk diajak tukar pikiran dan membantu menjernihkan jalan pikiran kita yang sudah ruwet. Karena itu, temuilah pemimpin agama anda misalnya, untuk memberi masukan dan menjawab beberapa pertanyaan yang memenuhi benak anda selama ini. Bertanya juga tidak harus dengan benda bergerak. Anda bisa membeli buku yang bagus untuk didalami.
4. Buat sesuatu yang menyenangkan. Sekali-kali, lakukan sesuatu yang fun namun sangat jarang anda kerjakan. Pergi ke konser musik bersama teman-teman, pergi ke Dufan di hari sabtu, atau manjakan diri satu hari penuh di spa yang mewah. Pasti seru.
5. Menolong orang lain. Siapa sangka memberi bantuan pada orang lain adalah salah satu cara menikmati hidup. Dalam hidup ini, manusia tertipu oleh dunia dengan kebohongan bahwa lebih baik menerima daripada memberi. Padahal kebenarannya ialah sebaliknya. Tidak percaya? Coba saja. Sisihkan uang untuk pengemis tua yang biasa anda temui di jalan, atau kumpulkan baju bekas layak pakai anda dan bawa ke panti asuhan atau ke yayasan sosial, atau beli beberapa bungkus makanan dan bagikan kepada beberapa anak jalanan. Setelah itu, rasakan kenikmatan dibalik memberi dengan tulus dan hati yang gembira tentunya
6. Hibur orang lain. Sekali lagi prinsip memberi ada disini. Anda yang jenuh, tapi anda yang menghibur orang lain. Tapi jika anda melakukannya, maka anda sendiri bisa terhibur. HIbur orang lain dengan senyuman, dengan memberi sapaan selamat pagi atau mengucapkan terimakasih, memberi pujian, atau mendengar cerita singkatnya tentang kehidupan pribadinya.
7. Cari makan. Makanan bukan hanya untuk mengenyangkan perut saja, tapi untuk dinikmati. Sisihkan uang gaji anda bulan depan dan pakai untuk bersantap di resto paling oke di kota anda. Manjakan lidah anda sesekali. Makanan yang enak cukup ampuh untuk bisa melupakan rutinitas yang membosankan.
8. Cari teman curhat. Kadang orang jenuh dan tidak bisa menikmati hidup karena harus menanggung semua masalah hidup sendirian. Bukan karena tidak punya teman, tapi karena memilih untuk menyimpan semua sendirian. Padahal makin ditumpuk didalam, tubuh dan jiwa pun makin terbebani. Sebaiknya cari sahabat yang bisa dipercaya dan mulai curhat dengan mereka secara rutin. Membagi beban akan membuat hidup anda lebih hidup dan lebih rileks.
9. Ambil kursus. Mengambil kursus singkat tentang hal baru yang belum pernah anda pelajari sebelumnya adalah satu cara untuk membuat hidup anda variatif dan menambah percaya diri. Bahasa Prancis, memasak, menyetir atau membuat vas dari tanah liat adalah beberapa contohnya. Kalau malas sendirian, ajak teman dekat atau pasangan anda.
10. Dalami agama. Tidak ada cara terbaik untuk mengobati kejenuhan dan menikmati hidup selain mendekat kepada si pemilik segala kehidupan yaitu Tuhan. Renungkan kebaikanNya, beribadah setiap hari dan mengenal pribadiNya adalah jalan keluar yang paling sempurna.
Hidup ini tergantung lensa yang anda kenakan di mata anda ketika anda memandang kehidupan. Jika anda memilih untuk memakai kacamata yang baik dan positif, maka anda akan lebih menikmati hidup dan melihat segala sesuatu dengan baik walau dihalang oleh kejenuhan sekalipun ;)
Langganan:
Postingan (Atom)

